Selamat Datang di Situs Resmi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang  

MENUJU UIN RADEN FATAH TERAKREDITASI UNGGUL

Ditulis oleh : Dr. Ismail Sukardi, M.Ag | 02/08/2017 WIB

MENUJU UIN RADEN FATAH

TERAKREDITASI UNGGUL

 

Eksistensi UIN Raden Fatah Palembang sebagai salah satu dari tiga universitas negeri di Provinsi Sumatera Selatan bukan hanya penting tetapi juga sangat strategis. Alasannya, pertama, UIN Raden Fatah bersama dengan mitra perguruan tinggi lainnya, baik negeri maupun swasta, memberi kontribusi bagi peningkatan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi, tidak hanya di Sumatera Selatan, tetapi juga bagi Indonesia secara keseluruhan. Sampai saat ini secara nasional APK pendidikan tinggi kita baru mencapai kira-kira 28 %. Padahal, jika sebuah negara ingin maju dan berdayasaing tinggi, APK pendidikan tingginya minimal harus 50 % dari jumlah penduduk usia kuliah. Ini yang terjadi di negara-negara maju seperti Jepang, Korea Selata, Australia, dan Amerika Serikat. Jika partisipasi pendidikan tinggi meningkat, diharapkan muncul banyak sumber daya insani yang memiliki kompetensi akademik dan keterampilan kerja yang mumpuni. Mereka inilah yang akan membangun dan memajukan semua aspek kehidupan negara kita sehingga kelak Indonesia menjadi negara maju, berpendapatan tinggi, dan sejahtera  sejajar dengan negara-negara lain di dunia.

Kedua, UIN Raden Fatah berperan pula dalam melahirkan manusia-manusia Indonesia yang unggul sebagai sumber daya insani pembangunan nasional. Manusia-manusia unggul dimaksud adalah manusia yang tidak hanya unggul dalam penguasaan sains dan teknologi, ahli dan profesional, tetapi juga memiliki iman-taqwa yang tinggi, karakter yang mulia, dan soft skill yang baik. Hanya manusia unggul seperti inilah yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju sejajar dan bahkan melampaui negara-negara lain di dunia. Oleh karena itu tidak keliru jika sejak awal bertransformasi dari IAIN menjadi universitas pada 2014, UIN Raden Fatah mencanangkan visinya: “menjadi universitas berstandar internasional, berwawasan kebangsaan, dan berkarakter Islami”. Visi “karakter Islami” menunjukkan bahwa UIN Raden Fatah memiliki komitmen yang tinggi untuk melahirkan manusia-manusia Indonesia yang tidak hanya cerdas, berilmu, dan terampil tetapi juga berakhlak mulia.

Ketiga, UIN Raden Fatah adalah satu-satunya perguruan tinggi negeri di Sumatera Selatan yang sejak awal berdirinya concern pada pengkajian dan pengembangan ilmu-ilmu keislaman (ilmu agama) dan menyiapkan sarjana-sarjana yang meumpuni dalam bidang ilmu-ilmu agama. Sarjana ilmu-ilmu agama sangat dibutuhkan dalam rangka membimbing aspek keagamaan masyarakat. Eksistensi mereka sangat relevan dengan karakter masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam. UIN Raden Fatah bahkan ke depan perlu didisain untuk menghasilkan sarjana yang memiliki kualitas ulama-intelek dan intelektual yang ulama. UIN Raden Fatah harus menjadi pusat reproduksi ulama yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Kempat, UIN Raden Fatah juga merupakan satu-satunya perguruan tinggi negeri di Sumatera Selatan yang menyelenggarakan kegiatan akademik berbasis integrasi ilmu-ilmu agama (Islam) dengan ilmu-ilmu non agama. Seperti UIN lainnya di Indonesia, UIN Raden Fatah didirikan antara lain dengan semangat untuk memupus dikotomi antara ilmu-ilmu keagamaan (studi Islam) di satu sisi, dengan ilmu-ilmu non keagamaan di sisi lain. Dalam paradigma integrasi ilmu semua ilmu berasal dari sumber yang sama, yaitu Allah SWT. Yang berbeda adalah obyek kajiannya saja (ontologi), di mana ilmu-ilmu agama menjadikan ayat-ayat qouliyah (Qur’an dan Hadits) sebagai obyeknya, sedangkan ilmu-ilmu non agama menjadikan  ayat-ayat kauniyah sebagai obyek kajian dan risetnya. Secara riil integrasi ini dibuktikan dengan adanya fakultas dan program-program studi keagamaan maupun non kegamaan yang berdiri secara harmonis.

Dengan melihat posisi penting UIN Raden Fatah dalam kontelasi pendidikan tinggi di Sumatera Selatan khususnya dan Indonesia pada umumnya, maka kita tidak punya pilihan lain  bagi semua sivitas akademika UIN Raden Fatah kecuali menyingsingkan lengan baju, bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja tuntas, dan bekerja ikhlas untuk menjadikan UIN Raden Fatah sebagai good university governance (GUG),  perguruan tinggi dengan tata kelola yang baik. Jika merujuk kepada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) Indonesia dan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), ukuran sebuah universitas GUG tak lain adalah universitas dengan akreditasi unggul (terakreditasi A) secara intitusi. Inilah PR besar kita.  Oleh karena itu tidak terlalu salah kiranya jika sejak awal dilantik pada bulan Juli 2016 kita bertekad meluncurkan “Gerakan 1000 Hari Menuju Akreditasi A”. Ini bukan sekedar slogan  bombastis belaka, tetapi diharapkan menjadi kekuatan yang memotovasi semua sivitas akademika UIN Raden Fatah untuk semangat mewujudkannya. Menjadi universitas denga akreditasi A memang bukan perkara mudah, karena dibutuhkan pembenahan dalam berbagai aspek Standar Pendidikan Tinggi kita. Yang paling sederhana misalnya adalah mencukupkan jumlah dosen sehingga mencapai rasio dosen-mahasiswa yang sehat dan mencukupkan sarana-prasarana. Itu saja membutuhkan usaha yang menguras energi, belum aspek-aspek lainnya. Akan tetapi yakinlah, bahwa kita mampu mencapainya, dengan izin Allah dan kerja keras dan cerdas kita semua. Where there is a will there is a way. In syaa Allah kita mampu!