Selamat Datang di Situs Resmi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang   Selamat dan Sukse Atas Diraihnya Gelar Guru Besar (Professor) Kepada : Prof. Dr. Nyayu Khodijah, M.Si Prof. Dr. Izomiddin, MA Prof. Dr. Kasinyo Harto, M.Ag    Selamat dan Sukses Kepada Dr. Fitri Oviyanti. M.Ag, Dr. Leni Marlina. M.Pd.I, Dr. Indah Wigati.M.Pd.I, Dr. Yuniar.M.Pd.I dan Dr. Jummiana.M.Pd.I atas di raihnya gelar Doktor (S-3) Pada Ujian Promosi Doktor UIN Raden Fatah Palembang  

UIN Raden Fatah Mengukuhkan Guru Besar Ke 18 dan 19

Dikirim oleh : Humas UIN Raden Fatah Palemban | Kategori : UIN Raden Fatah Palembang | 12/05/2017 14:58:10 WIB

Prof. Dr. Kasinyo Harto, M.Ag adalah guru besar dalam bidang ilmu Pendidikan Islam pada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan dan Prof. Dr. Izomiddin, M.A adalah guru besar dalam bidang Ilmu Filsafat Hukum Islam pada Fakultas Syariah dan Hukum.

Dengan dikukuhkannya guru besar kali ini, UIN telah memiliki 19 profesor aktif yang berkewajiban untuk terus mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kita bersyukur jumlah guru besar di UIN bertambah dan ini akan memperkuat ilmu pengetahuan, demikian kata Rektor pada saat melantik du guru besar UIN Raden Fatah Palembang pada tanggal 10 Mei 2017 di Gedung Akademik Center.

“Selamat atas pengukuhan guru besarnya kepada Prof. Dr. Kasinyo Harto, M. Ag, dan Prof. Dr. Izomiddin, M. A. Harapan saya para profesor bisa mengaplikasikan ilmunya serta bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Rektor.

Dalam orasi ilmiahnya pada Sidang Senat Terbuka Prof. Kasinyo menyampaikan orasi yang berjudul “Mainstream Model Pengembangan Metodologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Membangun Karakter Keberagaman Peserta Didik”.

Prof. Kasinyo mengatakan model pembelajaran PAI dengan pola konvensional-tradisional tidaklah menarik bagi peserta didik dan akan membosankan. Karena itu perlu inovasi dengan terobosan baru sehingga isi dan metodologi pembelajaran PAI tetap menjadi aktual-kontekstual. Oleh karena itu model pembelajaran seperti itu perlu dikonstruksi ulang dengan pemaknaan-pemaknaan yang baru melalui pendekatan ilmiah, sehingga pelaksanaan pembelajaran PAI akan tetap relevan dan kontekstual sesuai dengan gerak dan tuntutan perubahan zaman.

Sedangkan Prof. Izomiddin menyampaikan orasi yang berjudul “Kearah Pemahaman Hukum Islam Yang Bijaksana”. Prof. Izomiddin mengatakan bahwa hukum Islam jangan dipandang sebagai hal yang menakutkan. Ini penting kita berikan pemahaman kepada mahasiswa,” ujarnya.

Pasalnya, menurut Prof. Izomuddin Hukum Islam harus dipadang sebagai hal yang kontekstual,  humanis dan juga dinamis yang mampu menjadi kontrol di dunia. (Bani)

Poto pengukuhan Prof. Dr. Kasinyo Harto, M.Ag dan Prof. Dr. Izomiddin, M.A

Sumber : Humas UIN 2017