Selamat Datang di Situs Resmi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang  

Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK)

Dikirim oleh : Humas UIN Raden Fatah Palemban | Kategori : UIN Raden Fatah Palembang | 08/08/2017 00:47:25 WIB

Palembang - Acara Pembukaan kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) untuk mahasiswa baru di UIN Raden Fatah bertempat di Gedung Akademic Center. Senin, 07 Agustus 2017.

UIN Raden Fatah dalam tahun ini menerima sekitar 4.585 mahasiswa baru dari 35.000 pendaftar mahasiswa baru dari 6 jalur penerimaan. Para mahasiswa tersebut baru tersebut sekaligus menjadi peserta PBAK UIN Raden Fatah. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari yang dimulai tanggal 07–09 Agustus 2017. Kegiatan PBAK ini mengambil tema “Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan Pancasila 2017”.

Dalam sambutanya saat acara pembukaan rektor UIN Raden Fatah Prof. Drs. H. M. Sirozi, Ph.D. mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru dan selamat menjadi bagian dari Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang.

Kegiatan ini juga diisi dengan penyampaian materi oleh Kapolda Sumatera Selatan, Irjen. Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si.  tentang "Tantangan Kebhinekaan dalam Era Demokrasi dan Globalisasi". Dalam peyampaian materi itu, pak Agung mengatakan bahwa peran mahasiswa dalam menghadapi tantangan kebhinekaan dalam era demokrasi dan globalisasi ini adalah sebagai generasi patuh hukum, agent of change di lingkungan keluarga, lingkungan pendidikan, lingkungan tempat tinggal dan lingkungan kerja serta sebagai generasi pembelajar yang terus belajar dan mengembangkan potensi diri dalam menghadapi tantangan masa depan.

Kegiatan ini juga diisi oleh Ketua BNN Provinsi Sumatera Selatan, Brigjen. Pol. Drs. Antonio Hutabarat. Pak Antonio berpesan kepada mahasiswa untuk terus membentengi diri terhadap peredaran narkoba yang marak di mana-mana terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa. “Manfaatkanlah waktu luang untuk hal-hal yang positif”, ujarnya. Kegiatan ini juga diisi dengan Deklarasi Anti Radikalisme oleh sembilan mahasiswa baru utusan masing-masing fakultas dan diikuti oleh seluruh mahasiswa baru dan dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen Deklarasi tersebut.

Di hari kedua (8 Agustus 2017), mahasiswa baru yang mengikuti kegiatan PBAK ini mendapat materi dari komisioner KPK, Bapak Laode M. Syarif, Ph.D. dari Jakarta.

Di hadapan rektor dan mahasiswa Pak Laode M. Syarif menyampaikan bahwa di dalam mengawal agenda antikorupsi, perguruan tinggi harus optimal dalam mengajar diri sendiri dan memperbaiki tata kelola kampus (campus governance). Ini dapat dilakukan dengan cara memasukkan antikorupsi sebagai mata kuliah wajib/pilihan, menginisiasi mahasiswa yang berlandaskan integritas, mendorong kampanye antikorupsi/tunas integritas, dan mengadakan Training of Trainer (ToT) pendidikan antikorupsi untuk para dosen.

Poto bersama Rektor, Wakil Rektor III, Presma UIN Raden Fatah dengan Komisioner KPK RI

Sumber : Humas UIN 2017 (Elis, Ira, Bani)