Selamat Datang di Situs Resmi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang   Kepada Yth Wali Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN RF Untk menghadiri acara Silaturahmi dan pertemuaan wali MAHASISWA FITK ANGKATAN 2018 pada HARI: JUMAT TANGGAL: 14 SEPTEMBER 2018 Jam: 08.30 SD 11.00 Tempat: Academic Center UIN Raden Fatah  

Workshop Penyusunan SKPI FITK

Dikirim oleh : Arip Fakultas Tarbiyah | Hist : 508 | Kategori : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) | 28/04/2018 06:37:54 WIB

Palembang - Fakultas ilmu Tarbiyah dan Keguruan Mengadakan Workshop Penyusunan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) di Ruang Seminar Lt.4 FITK yang dilaksanakan Selama 2 hari 26 - 27 April 2018.

 

HUMAS-UINRF -- Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) adalah suatu produk dokumen legal yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi sebagai pelengkap dokumen ijazah. SKPI mengacu pada Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Permenristekdikti) Nomor 44 tahun 2015 tentang Ijazah, Sertifikat Kompetensi dan Sertifikat Profesi Pendidikan Tinggi. Sebagai bentuk penyelarasan lulusan perguruan tinggi, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah menggelar workshop penyusunan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang dihadiri oleh Ketua LPM, Wakil Dekan (Wadek), Ketua Laboratorium di FITK, serta Ketua Program Studi dan Sekretaris Prodi di lingkungan FITK. Worshop ini dihadiri oleh Dr. Sururin, M.Ag sebagai narasumber di hari pertama dan Dr. Mamat Salamet Buhanuddin, M.Ag sebagai narasumber dihari ke-2.

  

Muhammad Isnaini selaku ketua pelaksana mengatakan Nantinya, SKPI ini dikeluarkan untuk mendampingi ijazah dan transkrip akademik. Kalau ijazah merupakan bukti telah selesainya suatu jenjang pendidikan tertentu, dan transkrip nilai adalah daftar nilai pencapaian selama menempuh perkuliahan, SKPI menerangkan kemampuan yang dibutuhkan sebagai prasayarat dalam persaingan dunia kerja dilihat dari latar belakang lulusannya.Ujarnya.

Wakil Dekan III Drs. Choirunniswah, M.Ag seraya menambahkan, Manfaat SKPI juga dapat dirasakan oleh para lulusan seperti, penjelasan yang obyektif dari prestasi dan kompetensi pemegangnya, meningkatkan kelayakan kerja (employability), merupakan dokumen tambahan yang menyatakan kemampuan kerja, penguasaan pengetahuan, dan sikap/moral seorang lulusan, serta memberikan informasi bahwa institusi berada dalam kerangka kualifikasi nasional Indonesia (KKNI) yang diakui pengguna lulusan.

  

  

Karena pentingnya SKPI ini, disarankan bagi mahasiswa khususnya mahasiswa Fakultas Tarbiyah untuk terus meningkatkan kemampuan dan kompetensi serta prestasinya. Jadi, selain mengikuti perkuliahan dengan baik dan meraih nilai maksimal, mahasiswa juga harus membekali diri dengan pelatihan-pelatihan, mengikuti seminar atau workshop baik itu yang sesuai maupun yang dapat mendukung bidang  keilmuannya. (Arip)

Sumber : HUMAS-FITK