Selamat Datang di Situs Resmi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang  

Workshop Penerjemahan Alquran Berbahasa Palembang

Dikirim oleh : Fakultas Ushpi | Hist : 163 | Kategori : Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUSHPI) | 16/05/2018 06:03:40 WIB

Palembang - Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang mengadakan workshop pembahasan draft awal Penerjemahan Al-Qur’an ke dalam Bahasa Palembang di Hotel Santika Radial Palembang Tanggal 7 s.d 9 Mei 2018.

 

FUSHPI UIN RF. Bertempat di Hotel Santika Radial Palembang, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang bekerja sama dengan Puslitbang Lektur Khazanah Keagamaan dan Manajeman Organisasi Badan Litbang dan Diklat Kementrian Agama RI mengadakan kegiatan Workshop Pembahasan draft awal Penerjemahan Al-Qur’an ke Bahasa Palembang. Workshop ini dihadiri oleh Wakil Rektor II, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Kepala dan Tim Puslitbang Jakarta, Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang,  Narasumber dan Pembahas dari beberap ahli Tafsir Al-Qur’an, serta Tim Penerjemah.

 

Dr. Zainal Berlian, Wakil Rektor II UIN Raden Fatah dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan workshop draft  penerjemah ini karena proses penerjemahan sebagai upaya untuk mendekatkan masyarakat dengan Alquran. Di samping untuk memelihara eksistensi bahasa Palembang.

 

Dr. Alfi Julizun Azwar, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam sebagai Ketua dan Dra. Hj. Nur Fitriyana, M.Ag sebagai Sekretaris kegiatan ini mengatakan tujuan kegiatan workshop ini untuk dapat memperoleh perumusan rekomendasi tata cara Penerjemahan Al-Qur’an ke dalam Bahasa Palembang yang baik secara harfiyyah dan maknawiyyah (tafsiriyyah) dengan tetap menampilkan ciri kekhasan budaya Palembang khususnya dalam hal bebaso Palembang.

 

Kegiatan workshop draft awal penerjemahan Al-Quran ke dalam bahasa Palembang begitu penting, karena salah satu output kegiatan ini adalah melestarikan bebaso Palembang, sehingga pemerintah ikut mendukung bebaso Palembang dijadikannya mata pelajaran muatan lokal dan menjadi bahasa Wajib di hari tertentu di setiap instansi serta bisa menjadi ciri khas daya tarik wisata untuk Kota Palembang, oleh karena itu workshop lanjutan akan diadakan kembali guna merealisasikan tujuan-tujuan tersebut. (Pran/Awen/Gespin)

Sumber : https://s.id/1N60-