Selamat Datang di Situs Resmi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang   Kepada Yth Wali Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN RF Untk menghadiri acara Silaturahmi dan pertemuaan wali MAHASISWA FITK ANGKATAN 2018 pada HARI: JUMAT TANGGAL: 14 SEPTEMBER 2018 Jam: 08.30 SD 11.00 Tempat: Academic Center UIN Raden Fatah  

Mahasiswa UIN Raden Fatah Gelar Pameran Lukisan bertemakan Lingkungan

Dikirim oleh : Kemas Ari Panji | Hist : 212 | Kategori : Fakultas Adab dan Humaniora (FAHUM) | 08/10/2018 22:58:47 WIB

Palembang - Angga Ferdiansyah (22), Mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah Palembang, Menggelar Pameran lukisannya, di Taman Budaya Sriwijaya Jakabaring dengan tema Nyanyian Rawa, tanggal 5-13 Oktober 2018, minggu (7/10/18).

 

HUMAS-FAHUM,- Berbekal keyakinan dan pengalaman mengikuti Peksiminas (Pekan Seni Mahasiswa Nasional) di Kendari Sul-Teng tahun 2016, kini Angga Menggelar Pameran Lukisanya bersama 4 orang pelukis muda Palembang lainnya, di Taman Budaya Sriwijaya Jakabaring dengan tema Nyanyian Rawa, tanggal 5-13 Oktober 2018, minggu (7/10/18).

Berikut ini biodata singkat ke-empat pelukis muda yang memamerkan karya-karyanya: Pertama, Angga Ferdiansyah,  lahir di Desa Tarate SP. Padang/8 Februari 1996, mahasiswa FAHUM UINRF Palembang. Kedua, Yoga Ary, guru honorer, lahir di Palembang/29 Maret 1993. Ketiga,  Kemas Romeo, berdarah Palembang asli, lahir pada tanggal 15 Nopember 1994, aktif sebagai relawan rumah belajar kampung kapitan, dan anggota Komunitas berani bergerak bidang Pariwisata. Keempat, I Gede Kung Ong,  putra Kelahiran Nusa Bali tanggal 7 Maret 1994, adalah mahasiswa Prodi Sendratasik Universitas PGRI Palembang.

Salah satu pelukis yang sempat diwawancarai oleh HUMAS UINRF,  Angga Febriansyah yang masih berstatus Mahasiswa di Fakultas Adab dan Humaniora (FAHUM) UIN Raden Fatah Palembang mengatakan bahwa pada pameran ini ia memamerkan 5 karya lukis dengan judul; 1.Mata Pencaharian,  2.Kemana Aku Pergi, 3.Lapar,  4.Tempat Yang Hilang,  dan 5.Tetes Kehidupan.

Menurut Angga, Ia sudah aktif dalam dunia lukis sejak SMP, sembari sekolah hobinya di dunia lukis terus digeluti, hingga masuk kuliah ke UIN Raden Fatah Palembang. Karena kebutuhan ekonomi sejak semester 1  tahun 2014 mencoba beralih ke lukis sketsa wajah.
"karena kebutuhan ekonomi dan biaya perkuliahan di Palembang saya mencoba jual jasa lukis sketsa wajah di Palembang," ujar Angga kelahiran Desa Tarate SP. Padang.

Setelah beberapa tahun menggeluti dunia lukis Angga mencoba untuk beralih ke aliran surealist, tepatnya pada semester V (2016) karena ia sangat mengidolakan Salvador Dali (Pelukis Spanyol)  dan Amri Yahya (Pelukis Nasional Asal Sunmatera Selatan saya mulai memperdalam aliran surealist.

"saat ini saya sedang fokus menulis skripsi dan duduk di semester akhir,  dan tetap bekarya di sanggar Sastra Mataya besutan Sigit Blabur," ujarnya dengan ramah.

Sementara itu, Dekan FAHUM UIN RF, Dr. Nor Huda, M.Ag., MA. mengucapkan terima kasih atas undangan yang diberikan kepada fakultas dan mengapresiasi karya-karya Angga  namun dia berharap prestasi di dunia lukis tidak menghambat Angga menyelesaikan kuliahnya,

“Angga adalah mahasisaa kita yang memiliki kemampuan dalam melukis, sayang dia termasuk mahasiswa kurang mampu, sehingga dalam perjalananan akademik dia tidak fokus dengan kuliah karena harus mencari nafkah untuk biaya kuliahnya, diharapkan mulai semester ini fokus kerjakan skripsi, dan tahun 2019 bisa ikuti ujian dan wisuda” harap Nor Huda.

Kelima lukisan yang dipamerkan ini bercerita tentang kondisi rawa di Palembang, yang mulai tergerus oleh pembangunan,  sehingga diwujudkannya dalam karya lukis. Angga beralasan tema lukisannya, tentang keseimbangan ekosistem, terutama rawa - rawa yang di timbun untuk pembangunan.

"Saya tuangkan disini, mudah-mudahan di dengar, pembangunan memang penting, tetapi jangan sampai merusak alam," terang pelukis beraliran surealist ini. (ARI)

Sumber : HUMAS-UINRF (Kemas Ari)