Selamat Datang di Situs Resmi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang   Kepada Yth Wali Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN RF Untk menghadiri acara Silaturahmi dan pertemuaan wali MAHASISWA FITK ANGKATAN 2018 pada HARI: JUMAT TANGGAL: 14 SEPTEMBER 2018 Jam: 08.30 SD 11.00 Tempat: Academic Center UIN Raden Fatah  

Rektor UIN Raden Fatah Membuka Kegiatan Seminar Nasional Pendidikan Program Magister FITK

Dikirim oleh : Arip Fakultas Tarbiyah | Hist : 330 | Kategori : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) | 10/10/2018 04:40:09 WIB

Palembang - Selasa 09 Oktober 2018 Program Magister Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Mengadakan Seminar Nasional Pendidikan dengan Tema "Profesionalisme Guru PAI dan Tenaga Kependidikan di Era Revolusi Industri 4.0

 

HUMAS-UINRF -- Bertempat di Ball Room Hotel Swarna Dwipa Palembang, acara seminar nasional pendidikan mengundang narasumber yang berasal dari Direktur Jendral Pendis Kemenag Republik Indonesia Prof. Dr. Phil. H. Komarudin Amin, M.A., dan Dr. Imam Machali, M. Pd., yang berasal dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kemudian dihadiri oleh Pimpinan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan serta seluruh mahasiswa/i program magister FITK.

Dr. Ermis Suryana, M.Pd., yang selaku ketua panitia dalam hal ini menyampaikan bahwa kegiatan ini sangatlah penting dilakukan dalam rangka membentuk guru yang profesional agar mampu menghadapi siswa sesuai zaman, Ujarnya.

Kemudian Rektor UIN Raden Fatah Prof. Sirozi menambahkan seminar ini penting karena tugas perguruan tinggi memang harus mendiskusikan berbagai permasalahan pendidikan, khususnya di FITK. Permasalahan pendidikan kita antara lain, peningkatan kualifikasi guru yang tidak serta merta meningkatkan kinerja guru / profesionalitas guru di era revolusi indstri 4.0.
Begitu pula adanya sertifikasi guru belum menunjukkan dampak yang signifikan terhadap kinerja guru. Oleh karen itu seminar ini sangatlah penting diikuti agar kita tahu apa saja langkah-langkah yang harus dilakukan untuk meningkatkan kinerja guru sesuai dengan zamannya.

Kesimpulannya guru harus punya pemahaman dan kompetensi yang update agar mampu memahami kebutuhan anak-anak di era milenial, yang karakteristiknya berbasis internet (digital interaction). Tujuan pendidikan bukan hanya transfer of knowledge tapi juga harus membentuk karakter yang punya integritas, disiplin, menghargai diri sendiri dan orang lain, mentransformasi agar siswa mampu hidup bersama orang lain, dan pada akhirnya mampu mengubah orang lain agar lebih baik/maju. (HF/AR)

Sumber : HUMAS-FITK