Selamat Datang di Situs Resmi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang   Kepada Yth Wali Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN RF Untk menghadiri acara Silaturahmi dan pertemuaan wali MAHASISWA FITK ANGKATAN 2018 pada HARI: JUMAT TANGGAL: 14 SEPTEMBER 2018 Jam: 08.30 SD 11.00 Tempat: Academic Center UIN Raden Fatah  

Namin AB. Ibnu Solihin Menjadi Pembicara Dalam Seminar Motivasi Nasional FITK

Dikirim oleh : Arip Fakultas Tarbiyah | Hist : 160 | Kategori : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) | 02/11/2018 01:06:23 WIB

Palembang - Kamis 01 November 2018 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Melaksanakan Seminar Motivasi Nasional yang Mengusung Tema "Menjadi Pendidik Kreatif, Inovatif dan Inspiratif"

 

HUMAS- UINRF -- Bertempat di Gedung Academic Center UIN Raden Fatah, dalam rangka meningkatkan prestasi akademik dan non akademik mahasiswa baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, diperlukan motivasi yang tinggi dari mahasiswa tersebut. Sejalan dengan harapan dan tuntutan tersebut, FITK UIN Raden Fatah berusaha meningkatkan kualitas mahasiswa dengan dilaksanakannya Seminar Motivasi yang mengundang narasumber Motivator Nasional Namin AB. Ibnu Solihin, M.Pd, acara ini diikuti oleh pimpinan FITK, kaprodi dan sekprodi dan seluruh mahasiswa angkatan 2018 sebanyak kurang lebih 1.650 mahasiswa baru FITK dan dibuka langsung oleh WD III FITK Drs. Hj. Choirunniswah, M. Ag.

Umi Anis sapaan akrabnya dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan dari seminar motivasi ini ialah "untuk memberikan semangat beserta dorongan motivasi terhadap mahasiswa/i baru agar kedepannya dapat menjadi mahasiswa yang berperan aktif di kampus dan dapat menjadi calon guru yang kreatif, inovatif, dan inspiratif,” Ujarnya.

Dalam penyampaian materinya Namin yang merupakan motivator terkenal ini mengatakan ada beberapa cara untuk menjadi mahasiswa kreatif, inovatif, dan inspiratif yaitu:

Keterbukaan, dalam artian mahasiswa harus terlebih dahulu suka terhadap apa yang di ajarkan oleh dosen tersebut karena apabila dari awal mahasiswa tidak senang terhadap dosen tersebut sudah di pastikan ilmu yang disampaikan tidak akan ter-save kedalam pikiran mereka.

Tidak pacaran, apabilah mahasiswa sudah mengenal arti dari sebuah pacaran bahkan sudah memiliki pacar itu sangat berdampak karena akan menimbulkan rasa males dalam belajar dan dipikiran meraka hanyalah tentang pacar, dan menimbukan hawa nafsu yang tidak baik terhadap mereka. (HF/AR)

Sumber : HUMAS-FITK