Selamat Datang di Situs Resmi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang  

Fakultas Adab UIN Rafah Palembang, Gelar PKL serentak di Palembang

Dikirim oleh : Fakultas adab dan Humaniora | Hist : 188 | Kategori : Fakultas Adab dan Humaniora (FAHUM) | 03/09/2019 15:40:30 WIB

Palembang - Pendampingan DPL dalam kegiatan magang profesi atau PKL Fakultas Adab dan Humaniora UIN Rafah Palembang yang di sebar di beberapa Lokasi seperti Museum SMB 2, TPKS, dan Balaputra Dewan, Balai Arkeologi, Bukit Siguntang, dan Zainal Songket. Selasa (3/9/19).

 

HUMAS-UINRF,- Dalam kegiatan magang profesi atau yang lebih dikenal dengan istilah PKL  (Praktik Kerja Lapangan) Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah Palembang sebar  mahasiswanya di beberapa Lokasi seperti di Museum Negeri Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Balaputra Dewa, Museum SMB 2, TPKS, Bukit Siguntang, Balai Arkelogi Sumatera Selatan, dan Zainal Songket, dan lain-lain setiap satu lokasi dibimbing oleh 2 orang Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Selasa (3/9/19).

Menurut Ketua Program Studi (Kaprodi) Sejarah Perdaban Islam (SPI) Fakultas Adab dan Humaniora (FAHUM) Uinersitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN Rafah) Palembang, bahwa kegiatan PKL ini telah dimulai pada minggu ke empat bulan Agustus 2019, penting untuk mahasiswa magang. Karena mahasiswa tersebut akan mendapat pengalaman ditempat-tempat mereka magang.

Masih menurut Kaprodi, Padilah, M.Hum. bahwa banyak mahasiswa Prodi SPI, Fakultas Adab dan Humaniora yang telah memilih tempat untuk programMagangnya, seperti di Museum Negeri Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Balaputra Dewa, Museum SMB 2, TPKS, Bukit Siguntang, Balai Arkelogi Sumatera Selatan, dan Zainal Songket, dan lain sebagainya.” ujar Padilah yang gemar bermain catur.

Menurut salah satu Dosen Pembimbing Lapangan, Otoman, SS., M.Hum. menjelaskan, kegiatan inventaris data di Museum Balaputra Dewa merupakan rangkaian dari kegiatan magang yang sebelumnya sudah dilaksanakan di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia di Jakarta.

“Dalam setiap kunjungan, fokus penggalian data khusus Kesultanan Palembang. Termasuk di Museum Balaputra Dewa ini, selama satu pekan mahasiswa memanfaatkan koleksi yang ada di museum untuk melengkapi data,” terang dia di sela acara perpisahan mahasiswa, Jelasnya kepada media.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dalam kegiatan magang profesi di museum ini, sambung dia, mahasiswa mendapat nilai lebih dikarenakan terdapat koleksi yang merupakan ikon Kota Palembang yakni Rumah Limas. Untuk itulah, mahasiswa memanfaatkan kesempatan koleksi tersebut dengan melakukan penelitian mendeskripsikan rumah tersebut.

“Rumah limas ini salah satu simbol kebudayaan dan kekhasan Palembang. Mahasiswa melakukan deskripsi mulai dari aspek sejarah, struktur bangunan, interior hingga eksterior secara detil. Selain itu, mahasiswa juga melakukan penelitian terhadap Rumah Ulu,” paparnya.

Dari kunjungan ini, sambung dia, bisa memperkaya khazanah mahasiswa terhadap sejarah dan budaya masyarakat Kota Palembang pada zaman Kesultanan Palembang. Dengan begitu, laporan yang akan dibuat mahasiswa akan lebih berkualitas.

Sementara itu, Kepala Unit Teknis Pelaksana Dinas (UPTD) Museum Negeri Sumsel Balaputra Dewa, H Chandra Amprayadi SH menyambut baik kehadiran mahasiswa yang memanfaatkan koleksi museum sebagai lokasi penelitian. Untuk itulah, dia berharap agar mahasiswa lain untuk bisa menjadikan koleksi museum sebagai objek penelitian.

“Museum ini merupakan media edukasi bagi masyarakat untuk mengetahui sejarah peninggalan Sumsel. Dengan kegiatan penelitian ini bisa ikut melestarikan koleksi yang dipublikasikan kepada masyarakat secara luas,” jelasnya. (ARI)

Sumber : Humas UINRF (Kemas Ari)