Selamat Datang di Situs Resmi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang  

LP2M Gelar Raker Evaluasi dan Koordinasi Penelitian Tahun 2019

Dikirim oleh : Jurnal UIN Raden Fatah Palemba | Hist : 248 | Kategori : UPT / Lembaga- di UIN Raden Fatah Palembang | 02/10/2019 09:14:15 WIB

Palembang - Bertempat di Hotel Aston Palembang, LP2M menggelar Rapat Kerja Evaluasi dan Koordinasi Penelitian Tahun 2019. Kegiatan ini berlangsung pada 29-30 September 2019 yang diikuti oleh Pimpinan, LP2M, Para Reviewer, dan Komite Penilaian Penelitian.

Bertempat di Hotel Aston Palembang, LP2M menggelar Rapat Kerja Evaluasi dan Koordinasi Penelitian Tahun 2019. Kegiatan ini berlangsung pada 29-30 September 2019 yang diikuti oleh Pimpinan, LP2M, Para Reviewer, dan Komite Penilaian Penelitian.


Hadir pada saat pembukaan acara Wakil Rektor III Dr. Rr. Rina Antasari, M.Hum., Ketua LP2M Dr. Syefriyeni, M.Ag., Sekretaris LP2M Dr. Mgs. Nazarudin, M.M., Ka. Puslitpen Dr. Abdul Hadi, M.Ag. Ka. P2M Dr. Achmad Syarifudin, M.A., Narasumber; Dr. Hasbullah, M.Si., Dr. Suswati Hendriani, M.Pd., Pimpinan, LP2M, dan para Komite Penilaian Penelitian.

Ketua LP2M dalam sambutannya menyampaikan bahwa UIN Palembang menjadi PTKIN ke-3 terbanyak pengajuan proposal untuk TA 2020. Dari aspek proposal, semua proposal dinilai oleh Reviewer Eksternal sebanyak 2 orang untuk satu judul. Raker ini bertujuan membahas dan mengevaluasi hal yang terkait dengan penelitian. Serta menampung kebutuhan akreditasi prodi.

Warek III dalam sambutannya bahwa bagi UIN Palembang, penelitian menjadi program prioritas sesuai dengan Tridharma PT. Selanjutnya, ke depan UIN Palembang harus menyeimbangkan penelitian agama dan sains. Bahkan jika boleh, penelitian bertaraf internasional.

Ibu Suswati dalam materinya menyampaikan beberapa poin terkait proposal penelitian yang telah direview yaitu 1) Latar belakang hanya sebatas ide-ide bukan tinjauan penelitian sebelumnya; 2) Kurangnya data-data tempat penelitian; 3) Rancangan keuangan yang tidak rinci; 4) RAB dan Kegiatan tidak nyambung; 5) Kajian pustaka yang membedakan agar terlihat novelty; 6) Referensi yang digunakan sudah lama dan sedikit; dan 7) Referensi menggunakan aplikasi.

Bapak Hasbullah dalam materinya menyampaikan beberapa poin yaitu 1) terapkan piramida terbalik dalam menyusun latar belakang; 2) masih ada rumusan masalah tunggal; 3) Metode penelitian yang dirujuk harus sesuai; dan 4) Kemutakhiran rujukan. (pdha)

Sumber : LP2M