Selamat Datang di Situs Resmi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang  

Rakor Sosialisasi Penerjemahan Al-Qur'an ke dalam Bahasa Palembang

Dikirim oleh : Arip Fakultas Tarbiyah | Hist : 275 | Kategori : UIN Raden Fatah Palembang | 08/01/2020 14:11:02 WIB

Palembang - Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang pada hari Rabu tanggal 8 Januari 2020 mengadakan kegiatan Rapat Koordinasi Sosialisasi Penerjemahan Al-Qur'an ke Dalam Bahasa Palembang, yang bertempat di ruang rapat lantai 3 gedung Rektorat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang.

 

HUMAS-UINRF -- Hadir dalam kegiatan ini Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili oleh Asisten 1 bidang Pemerintahan dan Kesra Dr. H. Ahmad Najib, S.H., M.Hum., Walikota Palembang yang diwakili oleh Asisten 3 bidang Ekonomi Ir. Agus Kelana, Rektor Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang Prof. Drs. H. Muhammad Sirozi, M.A., Ph.D., Wakil Rektor 2 Dr Zainal Berlian, M.M., D.B.A., Wakil Rektor 3 Dr Rr.Rina Antasari, S.H., M.Hum., para Dekan dan Wakil Dekan di lingkungan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Ketua Tim penerjemahan Al-Qur'an ke dalam bahasa Palembang Dr. Alfi Julizun Azwar, M. Ag., Sultan Palembang Darussalam Raden Muhammad Fawaz Prabudiraja beserta Sekretaris Sultan, Kepala Balitbang kota Palembang, Kakanwil Kemenag kota Palembang, Balai Diklat Kemenag, perwakilan Dinas Pendidikan kota Palembang, para Kepala Biro Provinsi Sumatera Selatan, Perwakilan Baznas, Ketua Lembaga Adat Provinsi Sumatera Selatan, para sesepuh masyarakat Palembang, tim penerjemahan Al-Qur'an ke dalam bahasa Palembang, dan para tamu undangan lainnya.

Rektor UIN Raden Fatah Palembang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada tim penerjemahan Al-Qur'an ke dalam bahasa Palembang yang telah bekerja keras dan ikhlas hingga terwujud terjemahan Al-Qur'an berbahasa Palembang. Tim ini anggotnya gabungan dari UIN Raden Fatah Palembang dan tokoh masyarakat Palembang, oleh karena itu terjemahan ini merupakan karya dan milik masyarakat Palembang, ujar beliau. Beliau juga menyampaikan tiga tujuan dilakukan penerjemahan ini. Pertama, tujuan akademik, dalam rangka memperkenalkan karakteristik bahasa Palembang melalui media keagamaan. Kedua, tujuan kebudayaan, yaitu ingin menghidupkan lagi budaya Palembang, dan ketiga, tujuan keagamaan, yaitu syiar agama melalui kebudayaan, sehingga masyarakat memahami bahwa ada spirit yang paralel antara agama dan budaya. Di akhir sambutannya beliau menyampaikan harapannya agar karya masyarakat Palembang yang merupakan warisan budaya ini dapat terus disosialisasikan, agar bermanfaat bagi masyarakat luas.

Sambutan kedua disampaikan oleh Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili oleh Asisten 1 bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Sumatera Selatan. Beliau menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas  keberhasilan tim penerjemahan Al-Qur'an yang telah menerjemahkan Al-Qur'an ke dalam bahasa Palembang. Pemerintah provinsi sangat bangga dan mendukung kegiatan sosialisasi, yang sekaligus menunjukkan bahwa masyarakat Palembang adalah masyarakat yang religius.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Walikota Palembang yang diwakili oleh Asisten 3 bidang Ekonomi. Beliau menyampaikan rasa bangga pemerintah kota Palembang dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas keberhasilan tim penerjemahan Al-Qur'an ke dalam bahasa Palembang. Hal ini relevan dengan visi dan misi kota Palembang yaitu Palembang Emas Darussalam. Pemerintah kota Palembang berharap, di tahun 2023 nanti, kegiatan keagamaan serta sarana keagamaan dapat lebih berkembang. Pada sekolah-sekolah di kota Palembang, telah diterapkan jam ke-0 yang diisi dengan kegiatan baca Al-Qur'an. Terjemahan ini merupakan salah satu sarana. Oleh karena itu diharapkan pemahaman agama lebih cepat dan efektif, sehingga nilai-nilainya dapat diimplementasikan oleh generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat, ujar beliau.

Salah seorang anggota tim penerjemahan Al-Qur'an ke dalam bahasa Palembang, yang sekaligus Dosen tetap Prodi PAI Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Palembang Dr. Zuhdiyah, M.Ag, menyampaikan bahwa, setelah diadakannya launching terjemahan Al-Qur'an berbahasa Palembang tanggal 13 Desember 2019 yang lalu, beliau sebagai salah seorang penerjemah berharap Al-Qur'an ini tidak hanya sampai pada tahap penerbitan saja, tapi akan dilanjutkan dengan sosialisasi. Salah satu wujud sosialisasi itu antara lain adalah, perlunya Al-Qur'an dan terjemahannya itu diajarkan di sekolah-sekolah, ujar beliau. Sebagai Dosen yang berasal dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, beliau bersama rekan-rekan Dosen lain, sejak tahun 2001 hingga 2005 telah mempersiapkan 3 jilid buku muatan lokal untuk kelas 4, 5, dan 6. Diharapkan buku muatan lokal itu dapat mendampingi memahami  terjemahan Al-Qur'an berbahasa Palembang ini. Karena jika membaca terjemahan Al-Qur'an berbahasa Palembang tanpa pembelajaran muatan lokal untuk anak-anak, akan sulit dilakukan. Oleh karena itu, seperti yang dikatakan oleh Asisten 1 Pemprov, dan Asisten 3 Pemkot, bahwa terjemahan Al-Qur'an berbahasa Palembang ini akan disosialisasikan di mesjid, mushola, dan sekolah-sekolah, maka, khusus untuk di sekolah, perlu didampingi muatan lokal budaya dan bahasa Palembang, saran beliau.

Setelah sambutan-sambutan, diperdengarkan pembacaan ayat suci Al-Qur'an Surat Lukman Ayat 12-15 dan terjemahannya dalam bahasa Palembang yang dibacakan oleh Dr. Zuhdiyah, M.Ag. Kegiatan pembukaan rapat koordinasi sosialisasi ini diakhiri dengan sesi foto bersama.

Sumber : HUMAS UINRF