Selamat Datang di Situs Resmi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang  

Kuliah Iftitah Bersama Prof. Dr. Nur Syam M.Si

Dikirim oleh : Humas UIN Raden Fatah Palemban | Hist : 251 | Kategori : UIN Raden Fatah Palembang | 12/02/2020 16:35:39 WIB

Palembang - UIN Raden Fatah menyelenggarakan Kuliah Iftitah dengan narasumber Prof. Dr. Nur Syam M.Si (Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya). Bertempat di Gedung Akademik Center UIN Raden Fatah. Rabu, 12 Februari 2020.

Mahasiswa UIN Raden Fatah sangat antusias dan semangat dalam mengikuti kegiatan ini. Terlebih saat Bpak Prof. Dr. Nur Syam M.Si tersenyum sambil menyapa mahasiswa saat berjalan memasuki Gedung Akademik Center. Acara ini dihadiri oleh Ketua Senat, para Guru Besar, Wakil Rektor III, KA BIRO AUPK, KA BIRO AAKK, Dekan, Wakil Dekan, Kabag dan Kasubbag serta civitas akademika UIN Raden Fatah Palembang. Kegiatan ini mengambil tema ”Pendidikan Islam di Era Disrupsi”.

Rektor UIN Raden Fatah Prof. Drs. H. M. Sirozi, Ph. D dalam sambutanya sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kesediaan Prof. Dr. Nur Syam M.Si untuk memberikan ilmu kepada mahasiswa dan mahasiswi UIN Raden Fatah. “Prof. Nur Syam merupakan tokoh yang pernah mengelola Madrasah dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Se-Indonesia. Serta kegiatan ini memilki topik yang sangat aktual dan relevan dengan dinamika pendidikan di Indonesia. Oleh karena itu mari ikuti kegiatan ini dengan sebaik-baik mungkin supaya mendapatkan ilmu dan mendapatkan keberkahan, ujarnya”.

Sementara itu Prof. Dr. Nur Syam M.Si dalam orasi ilmiahnya mengatakan di Era Disrupsi terdapat perubahan yang sedemikian cepat dan terkadang kita tidak bisa mengikutinya. Sebuah perkembangan yang tidak menentu. Perubahan itu tentu saja dipicu oleh pengembangan teknologi informasi yang sedemikan cepat, sehingga mengubah semua performance kehidupan manusia, mulai dari dunia perdagangan, budaya, politik, pendidikan bahkan juga agama. Saat ini berbagai macam kebutuhan manusia banyak menerapkan dukungan internet dan dunia digital sebagai wahana dan transaksi.

“Solusi yang harus dipersiapkan adalah pengembangan kurikulum dan penguatan kulaitas pendidikan, memperkuat jejaring baik dengan lokalitas dan internasional, optimalkan kerjasama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait yang dapat mendukung upaya menjemput era pendidikan berkulaitas. Saya menganjurkan agar kita memasuki era electronic Islamic higher education. Kedepan kita tidak lagi membutuhkan ruang besar dan banyak untuk ruang kuliah atau ruang perpustakaan besar dan luas, tetapi justru ruang yang full ICT, pungkasnya”

Mahasiswa/i Peserta Kuliah Iftitah

Sumber : Humas UIN 2020