
Rapat Kerja OMIK UIN Raden Fatah Palembang, Wakil Rektor III Dorong Kreativitas, Inovasi, serta Prestasi Mahasiswa
HUMAS – UINRF — Wakil Rektor III Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Dr. Syahril Jamil, M.Ag., menghadiri dan memberikan materi dalam Rapat Kerja Organisasi Mahasiswa Intra Kampus (OMIK) UIN Raden Fatah Palembang Periode 2025. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Rektorat Lantai 4 Kampus Jakabaring UIN Raden Fatah Palembang, Rabu (12/3/25).
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan berbagai organisasi mahasiswa dari tingkat universitas hingga fakultas UIN Raden Fatah Palembang.
Dalam kesempatan tersebut, Syahril Jamil menyampaikan materi bertajuk “Kebijakan Kelembagaan tentang Organisasi Mahasiswa (Ormawa)”, yang menyoroti pentingnya pola pembinaan organisasi kemahasiswaan yang efektif dan produktif dalam menunjang terbentuknya pribadi mahasiswa yang memiliki intelektualitas, spiritualitas, serta integritas yang kuat. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa organisasi mahasiswa memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang berdaya saing tinggi.
“Organisasi mahasiswa adalah wadah pengembangan diri yang sangat penting. Melalui organisasi, mahasiswa dapat belajar kepemimpinan, manajemen, serta penguatan karakter yang akan berguna dalam kehidupan profesional mereka di masa depan,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Syahril Jamil juga menekankan beberapa aspek penting dalam pengembangan organisasi mahasiswa. Salah satunya adalah peningkatan kualitas, kapasitas, dan integritas mahasiswa sebagai insan akademik yang kritis, humanis, religius, serta memiliki wawasan kebangsaan. Selain itu, ia menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang kondusif dan demokratis untuk mendorong kreativitas, inovasi, serta prestasi mahasiswa yang terukur dan berkelanjutan.
“Kami ingin agar organisasi mahasiswa di UIN Raden Fatah menjadi organisasi yang tidak hanya aktif dalam kegiatan internal kampus, tetapi juga mampu berkontribusi di tingkat nasional dan internasional. Mahasiswa harus menjadi agen perubahan yang memiliki jiwa kepemimpinan, keterampilan manajerial, serta akhlak yang baik,” tambahnya.
Selain itu, Syahril Jamil juga menekankan pentingnya tata kelola organisasi mahasiswa yang profesional, transparan, dan akuntabel guna mempersiapkan calon pemimpin masa depan.
Dalam sesi diskusi, Wakil Rektor III juga menjelaskan pentingnya hubungan internal dan eksternal organisasi mahasiswa. Secara internal, hubungan antar lembaga kemahasiswaan harus bersifat instruktif, koordinatif, dan konsultatif dengan pimpinan universitas maupun fakultas. Sementara itu, untuk kegiatan eksternal, organisasi mahasiswa wajib memperoleh izin dari pimpinan universitas atau fakultas, serta melaporkan setiap kegiatan kepada pembina, pendamping, dan pimpinan terkait guna menjamin transparansi dan akuntabilitas.
Dalam aspek administratif, Syahril Jamil juga menegaskan bahwa setiap kegiatan yang diajukan oleh organisasi mahasiswa harus memenuhi ketentuan yang jelas, termasuk pengajuan proposal minimal 15 hari sebelum pelaksanaan, mencantumkan tujuan dan sasaran kegiatan, serta menyertakan rencana anggaran yang terperinci.
“Administrasi yang baik adalah kunci keberlanjutan organisasi yang sehat. Oleh karena itu, kami mendorong mahasiswa untuk memahami dan mematuhi prosedur yang telah ditetapkan, agar seluruh kegiatan dapat berjalan lancar dan berdampak positif bagi kampus maupun masyarakat luas,” pungkasnya.