logo

Beranda > BERITA > UIN Raden Fatah Palembang

FAHUM Bersama AIP Sumsel Undang 2 Profesor Jadi Pembicara Digital Culture di UIN Raden Fatah Palembang


2019-12-18 20:06:07 oleh Aripanji 770 PDF Version

img

 

HUMAS-UINRF,-

Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah dan Ikatan Ahli Perencanaan Sumatera selatan Undang 2 Profesor Jadi Pembicara Digital Culture di UIN Raden Fatah Palembang sukses  gelar seminar dan workshop yang bertema "Digital culture and social design"  di Aula FAHUM lt.3, (Rabu, 18/12/2019). Acara dibuka oleh Kabiro AUPK UIN Raden Fatah, Dr. Andi M. Darlis, M.Pd.I didampingi oleh Dekan Fakultas Adab dan Humaniora, Sekum IAP Sumsel, dan Sultan Palembang (SMB IV Jaya Wikrama Fauwaz Diradja).

Acara ini dimulai dengan sambutan dari Ketua IAP Ir. Agus kelana, MT, IAP yang diwakili oleh M. Avaniddin, ST., M.Si (Sekum IAP Sumsel) Dalam sambutannya Ia mengatakan "bahwa semoga dengan adanya seminar dan workshop ini dapat membantu kita semua untuk lebih mengembangkan lagi budaya Palembang kita dan lebih mengenal Sriwijaya dan semoga dapat selalu melakukan kerja sama ini dengan pihak-pihak yang dapat membantu kita dalam mengenalkan atau mengembangkan Sriwijaya dan terimakasih kepada pemateri serta peserta seminar dan workshop hari ini yang sudah berkenan hadir".

Kemudian dilanjutkan dengan seminar yang berlangsung  08.30 sampai 11.15 . Seminar ini tidak hanya dihadiri oleh Dosen-dosen Fahum namun juga banyak dihadiri oleh pejabat-pejabat daerah serta Mahasiswa.

Prof. Riela Drianda wesada University Tokyo JPN selaku pemateri seminar ini mengatakan "seminar ini kita adakan supaya dapat menjaga serta membangun kota Palembang ini sebagai kota tertua di Indonesia yang banyak dan kaya akan akhir ritusnya. Tetapi jika kita melihat sejarah itu sesuatu yang tidak penting dan membosankan maka Palembang selamanya akan dalam kondisi yang cukup terpuruk."

 "Maka dari itu kami lakukan workshop dan seminar ini supa juga dapat membuat ketertarikan untuk generasi muda dan juga dapat menjadi pencetus-pencetus kegiatan selanjutnya untuk melestarikan kota Palembang sebagai kota pusaka dan kota budaya. Dan supaya sejarah Sriwijaya dan tokoh-tokoh nya seperti prabu Siliwangi juga dapat lebih dikenal kan kepada turis-turis yang berkunjung di kota Palembang", ujar Riela Drianda.

Acara ini tidak hanya di Isi dengan kegiatan seminar tetapi juga Workshop Visualisasi dengan pematerinya Prof. June Hao Hou, Chi Li Cheng NCT University Taiwan. Dalam workshop ini Prof. June Hao Hou menyampaikan tentang arsitektur-arsitektur yang telah di rancang Universitas nya yang hanya menggunakan komputer dapat melakukan berbagai arsitektur. Design-design nya juga telah banyak mengikuti kompetisi diberbagai negara. Di Universitas mereka lebih menekankan untuk mengembangkan ini dengan basis Universitas nya mengembangkan teknologi.

Untuk kedepannya semoga lebih banyak dari generasi-genarasi muda yang mengikuti kegiatan-kegiatan seperti ini. Supaya dapat kembali mengenalkan Sriwijaya dan menjadikan tempat-tempat seperti museum sebagai wajah kota. Acara yang ditutup dengan workshop ini akan kembali dilanjutkan di besok Gedung Amphitheater Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya. (SRL/ARI)


                    
universitas terbaik indonesia universitas PTKIN terbaik indonesia universitas Islam terbaik indonesia universitas islam terbaik indonesia