Dies Natalis ke-59, UIN Raden Fatah Kukuhkan 6 Guru Besar.

Dies Natalis ke-59, UIN Raden Fatah Kukuhkan 6 Guru Besar.

Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang merayakan Dies Natalis ke-59. Dalam rangkaian peringatannya, UIN Raden Fatah juga mengukuhkan enam Guru Besar.

Rapat senat terbuka dalam rangka pengukuhan Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang berlangsung di Academic Center UIN Raden Fatah Palembang, Rabu (22/11/2023).

Enam Guru Besar dari berbagai rumpun keilmuan tersebut dikukuhkan oleh Rektor UIN Raden Fatah Palembang Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag., M.Si. Turut menyaksikan, para pimpinan dan anggota senat UIN Raden Fatah Palembang.

Dalam arahannya,Rektor UIN Raden Fatah menyampaikan bahwa pengukuhan Guru Besar kali ini sangat istimewa, karena bersamaan dengan memperingati Dies Natalis ke-59 UIN Raden Fatah Palembang.

Pengukuhan Guru Besar kali ini sangat istimewa, dalam rangka memperingati Dies Natalis UIN Raden Fatah ke-59 pada tanggal 13 November. Tepat satu hari setelah hari lahir UIN Raden Fatah yang ke-59 yakni pada tanggal 14 November 2023, UIN Raden Fatah resmi mencapai predikat akreditasi unggul,” ujar Rektor.

Prof. Nyayu juga menyampaikan untuk tidak larut dalam pencapaian unggul yang telah diraih, UIN Raden Fatah harus meningkatkan kualitas untuk mengejar kampus yang unggul bertaraf internasional.

Perkembangan UIN Raden Fatah Palembang menjadi universitas, secara kelembagaan sudah sampai kepada titik tertinggi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia, perjalanan capaian akreditasi unggul ini bukanlah perjalanan yang mudah, karena itu secara khusus dan penuh haru saya ucapkan banyak terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya terhadap segenap civitas akademika UIN Raden Fatah Palembang,“ ungkap Rektor.

Lebih lanjut, Prof. Nyayu juga menyampaikan UIN Raden Fatah Palembang akan terus mengembangkan program-program strategis dalam rangka menuju Universitas Unggul di Asia Tenggara Tahun 2029.

Harapannya perayaan Dies Natalis UIN Raden Fatah ke-59 ini dapat memacu kita untuk terus berprestasi dan memberikan yang terbaik bagi kemajuan UIN Raden Fatah Palembang yang kita cintai. Melangkah tahap demi tahap dan melanjutkan rencana induk pengembangan menuju world class university pada tahun 2039 nanti,” harap Prof. Nyayu.

Sementara itu, hadir juga PJ Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. Drs. H. Agus Fatoni, M.Si. Dalam kesempatan yang sama Agus Fatoni megucapkan selamat atas dirgahayu ke-59 UIN Raden Fatah dan selamat kepada seluruh Guru Besar yang telah dikukuhkan serta atas capaian akreditasi unggul yang telah diraih UIN Raden Fatah Palembang.

Guru Besar merupakan capaian tertinggi dalam pendidikan, dengan pencapaian ini dapat memberikan kebaikan bagi bangsa dan negara, khususnya masyarakat Sumatera Selatan,” ujar Fatoni.

Lebih lanjut PJ Gubernur Sumsel mengucapkan terima kasih atas kolaborasi, sinergi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara UIN Raden Fatah dan Pemerintah Provinsi Sumsel.

Terima kasih dedikasi UIN Raden Fatah yang telah berperan aktif dalam kehidupan di masyarakat. Dunia pendidikan sangat penting, untuk memutus mata rantai kemiskinan,” ungkap Fatoni.

Fatoni juga menyampaikan bahwa banyak tugas yang harus dituntaskan untuk membangun Sumsel lebih baik lagi kedepannya. Oleh karena itu perlu kerja keras dan menggunakan waktu dengan sebaik mungkin untuk merubah Sumsel lebih baik ke depannya.

Harapan kedepannya, Sumatera Selatan  bebas dari konflik, menjadi provinsi yang damai, pembangunan berjalan dengan lancar dan kesejahteraan masyarakat meningkat, pungkasnya.

Pada pengukuhan Guru Besar kali ini, UIN Raden Fatah mengukuhkan enam Guru Besar yakni Prof. Dr. Mawangir, M.A (Bidang Ilmu Pendidikan Agama Islam), Prof. Dr. Rina Antasari, S.H., M.Hum (Bidang Ilmu Hukum Perdata), Prof. Dr. Qodariah Barkah, M.H.I (Bidang Ilmu Perdata Hukum Islam), Prof. Dr. Dian Erlina, S.Pd., M.Hum (Bidang Ilmu Pendidikan Bahasa Inggris), Prof. Dr. Abdurrahmansyah, M. Ag (Bidang Ilmu Pengembangan Kurikulum PAI), dan Prof. Dr. Uswatun Hasanah, M. Ag (Bidang Ilmu Hadits).

Penulis: Riska Amelia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *